Oleh: naive7 | 21 Desember 2009

Cerita Ambeien (Lagi) 2

Masih berkisar antara ambeien niy, khususnye dalam rangke ngebantuin pak RT kite niy, pak sutejo nyang terkena serangan ambeien. Sebagai warga nyang baek, kite bersatu padu ngebantu pak tejo menuntaskan doi punye penyakit. Tulisan ini dari berbagai sumber warga, tapi nara sumber utama bu dokter kite (eh…masih calon dhenk), si Gadis. Tulisan episode ke 2 dari 3 serial.
Ini Gadis dapat dari internet via “googling”, tentang khasiat obat-obat ambeien generik antara lain Ambeven yang diistilahkan sebagai obat anti-ambeien (lihat serial ke 1 tulisan ini).
Di website tersebut mulai dari cerita tentang ambeien atau wasir merupakan penyakit yang dikenal juga dengan nama haemorrhoid. Penyakit ini ditandai adanya benjolan di dubur dengan gejala berupa sakit atau nyeri, mudah berdarah, pembengkakan dan sering disertai infeksi.
Pasien umumnya sangat menderita dan gangguannya tambah menghebat kalau ambeien engga diobati dengan baik. Kesalahan makan, bahkan bisa mencetuskan timbulnya gejala-gejala ambeien.
Pengobatan ambeien bisa berupa tindakan operasi atau ligasi (pengikatan) terhadap benjolan ambeien. Tapi umumnya banyak pasien yang engga mau tindakan operasi tersebut. Sebab pasca-operasi juga menimbulkan rasa sakit yang hebat. Mereka lebih menghendaki pengobatan dengan medikamentosa termasuk penggunaan jamu tradisional.
Ambeven merupakan obat tradisional dengan ramuan campuran dari bahan tanaman terpilih dan bermutu. Daun handeulum atau dikenal juga dengan nama daun wungu atau Graptophyillum pictum sejak dulu sudah dikenal dan digunakan masyarakat untuk mengobati ambeien.
Berdasarkan pengamatan klinis ternyata daun kering atau rebusan daun handeulum dapat menyembuhkan ambeien secara tuntas. Ambeven selain mengandung bahan aktif daun handeulum, juga mengandung bahan tradisional lainnya yang bermanfaat untuk mengatasi gejala-gejala yang menyertai ambeien.
Benjolan ambeien di dubur dapat dikecilkan atau disusutkan bahkan dihilangkan dengan ramuan Ambeven. Di samping itu gejala seperti sakit atau nyeri, bengkak dan mudah berdarah juga akan dihilangkan. Penelitian toksisitas juga memperlihatkan bahwa jamu tradisional ini aman tanpa menimbulkan efek samping yang mengganggu walaupun digunakan untuk jangka panjang.
Penggunaan Ambeven akan menghindarkan pasien dari tindakan operasi atau ligasi benjolan ambeien, dan pasien akan merasa lebih nyaman.
Cara pemakaian :
Sehari 3 kali 2 kapsul dengan air secukupnya.
 Kemasan berupa dos berisi 10 blister @ 10 kapsul. Simpan di tempat sejuk dan kering
. Diproduksi oleh PT Medikon Prima Laboratories Tangerang, Indonesia.
Setiap kapsul mengandung:
Graptophyllum pictum-folia 30 %
Sophora japonica-flos 15 %
Rubia cordifolia-radix 15 %
Coleus atropurpureus-folia 10 %
Sanguisorba officinalis- radix 10 %
Kaempferia angustifolia-rhizoma 10 %
Curcuma heyneana-rhizoma 10 %
Salep Borraginol-N adalah suatu sediaan untuk penyakit ambeien, dalam bentuk salep. Sediaan ini dapat digunakan pada peradangan, gatal-gatal, edema, rasa nyeri dan gejala-gejala alergi serta pengobatan ambeien.
 Komposisi tiap gram mengandung:
Lithospermi Radix Extractum 0,09 mg
Aafliviis Aminobenzoas 10 mg
Dibucaini Hydrochloridum 0,25 mg
Diphenhydramini Hydrochloridum 0,25 mg
Cetrimide 1,25 mg
Cara kerja melalui zat aktif yang terkandung dalam Borraginol-N mempunyai khasiat anti-peradangan, analgetika. antiseptika, menghilangkan rasa gatal, menghentikan perdarahan pada penderita ambeien, menyembuhkan luka-luka dan luka bakar, serta membantu pembentukan jaringan granulasi dan epitel dari luka-luka bernanah.

Indikasi untuk ambeien bagian dalam dan luar, ambeien yang disertai perdarahan, luka terbuka pada dubur, anal prolapse, periproctitis, serta gatal-gatal pada dubur.
 Cara pemakaian dan dosis oleskan kira-kira 2-5 gram salep pada sepotong kasa pembalut lalu tempelkan pada tempat radang. Gantilah 2-3 kali sehari.
 Untuk anak-anak, dapat dilakukan dengan cara menggosokkannya.

Kontraindikasi pada hipersensitif terhadap komponen obat.
 Efek samping berupa reaksi alergi pada kulit seperti terasa terbakar, pruritus, kemerahan, urtikaria dan edema.
 Peringatan dan Perhatian:
 Hentikan penggunaan jika terjadi hipersensitif atau iritasi.
 Cara penyimpanan:
 simpan pada suhu kamar (25-30°C).
 Kemasan dalam tube netto 15 gram.
 Bentuk-bentuk lain : 
Suppositoria Borraginol-N; dus berisi 2 strip @ 5 Suppositoria. Suppositoria Borraginol-S; dus berisi 2 strip @ 5 Suppositoria. Salep Borraginol-S; dalam tube netto 15 g.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
. Produksi PT Takeda Indonesia, Bekasi, Indonesia dengan lisensi dari Takeda Pharmaceutical Co. Ltd., Osaka, Jepang.
Suppositoria adalah obat berbentuk “rudal” atau “peluru” yang dimasukkan ke dalam dubur untuk pengobatannya.
Borraginol-S adalah suatu sediaan berbentuk salep, untuk penyakit ambeien. Pengobatan lebih keras daripada Borraginol-N. Sediaan ini dapat digunakan pada peradangan, gatal-gatal, edema, rasa nyeri dan gejala-gejala alergi serta pengobatan ambeien.
 Komposisi tiap gram mengandung :
Lithospermi Radix Extractum 0,1mg
Prednisolonum 0,5 mg
Lidocainum 7,5 mg
Aethylis Aminobenzoas 10 mg
Cetrimide 1,25 mg
Lecithinum Ovi 50 mg
Cara kerja melalui zat aktif yang terkandung dalam Borraginol-S mempunyai khasiat anti-peradangan, analgetika, antiseptika, menghilangkan rasa gatal, menghentikan perdarahan pada penderita ambeien, luka-luka dan luka bakar, serta membantu pembentukan jaringan granulasi dan epitel dari luka-luka bernanah.

Indikasi: 
ambeien bagian dalam dan luar, ambeien yang disertai perdarahan, anal prolapse, anal fistula, periproctitis, luka-luka terbuka pada dubur dan perineum serta gatal-gatal pada dubur.

Cara pemakaian dan dosis: 
oleskan kira-kira 2-5 gram salep pada sepotong kasa pembalut lalu tempelkan pada tempat radang. Gantilah 2-3 kali sehari. Untuk anak-anak, dapat dilakukan dengan cara menggosokkannya.

Kontra-indikasi:
 hipersensitif terhadap komponen obat.
 Efek samping berupa reaksi alergi pada kulit seperti terasa terbakar, pruritus, kemerahan, urtikaria dan edema.

Peringatan dan Perhatian :
1. Untuk menghindari toksisitas sebaiknya salep dioleskan setipis mungkin untuk mencapai efek analgesik yang digunakan.
2. Hati-hati penggunaan dalam daerah yang luas, penggunaan pada anak-anak, juga pada pasien dengan “traumated mucosa”, pasien dengan riwayat epilepsi, gangguan fungsi jantung, bradikardi, gangguan fungsi hati, dalam keadaan shock berat dan wanita menyusui.
3. Sediaan topikal mengandung kortikosteroid sebaiknya tidak digunakan selama trimester I kehamilan.
4. Penggunaan jangka panjang harus dihindari (maksimal 4 minggu).
Interaksi obat:
 Lidokain dapat berinteraksi dengan obat-obat antiaritmia.
 Cara Penyimpanan: 
Simpan pada suhu kamar (25-30°C). 
Kemasan
 dalam tube netto 15 gram.
Ada kapsul merk Indiva, ada “rudal” atau suppositoria merk Superhoid.
Kapsul Papaven termasuk golongan obat Generik. Terdiri dari ekstrak Graphtophyllum pictum 200 mg, ekstrak Trokserutin 200 mg, Papaven 100 mg.
Indikasinya untuk menghilangkan gejala-gejala flebitis atau radang pembuluh balik, hemorrhoid internal n eksternal atau wasir dalam dan luar, insufisiensi vena kronik n varises.
Efek samping adalah rasa tidak nyaman pada lambung yang bersifat ringan. Kemasan tablet 100 biji. Dosis
3 kali sehari 1 kapsul paling sedikit selama 3-4 minggu.

About these ads

Responses

  1. nice article… i like it…

  2. artikel yg bagus dan bermanfaat, makasih gan (y)

  3. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: